top of page

Realisasi KPR FLPP Awal Tahun Tembus 52.125 Unit

  • Gambar penulis: Erfendi
    Erfendi
  • 5 hari yang lalu
  • 2 menit membaca
Target FLPP 350.000 Unit di 2026, Realisasi Awal Tembus 52.125 Unit
Target FLPP 350.000 Unit di 2026, Realisasi Awal Tembus 52.125 Unit

Jakarta, JPI - Pemerintah menargetkan penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 350.000 unit sepanjang 2026. Hingga pertengahan April, realisasi awal menunjukkan tren positif dengan capaian lebih dari 52.000 unit.


Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyebut angka tersebut sebagai sinyal awal yang cukup kuat, meskipun akselerasi tetap diperlukan untuk mengejar target tahunan.


“Capaian ini menjadi awal yang baik, tetapi perlu terus kita dorong agar target dapat tercapai,” ujarnya.


Akses Diperluas, Permintaan Dipacu


Pemerintah optimistis penyaluran FLPP akan meningkat seiring kebijakan yang memperluas akses pembiayaan, termasuk bagi pekerja sektor informal dan masyarakat dengan penghasilan tidak tetap.


Langkah ini dinilai penting untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses kredit perumahan formal.


Serapan Masih di Bawah Target Tahunan


Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat menunjukkan bahwa hingga pertengahan April 2026, penyaluran FLPP baru mencapai sekitar 14% dari target tahunan.


Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyebut total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp6,22 triliun untuk lebih dari 50.000 unit rumah.

Unit tersebut tersebar di 33 provinsi dan ratusan kabupaten/kota, mencerminkan jangkauan program yang semakin luas secara nasional.


Jaga Keseimbangan Supply dan Demand


Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan unit di lapangan. Untuk itu, BP Tapera diminta memperkuat sosialisasi sekaligus memastikan kesiapan suplai dari sisi pengembang.


Tanpa dukungan pasokan yang memadai, lonjakan permintaan berpotensi menciptakan bottleneck dalam realisasi program.


Digitalisasi Percepat Akses


Sebagai bagian dari strategi percepatan, BP Tapera telah mengalihkan layanan pengajuan dari platform SiKasep ke aplikasi Tapera Mobile.


Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan secara lebih cepat dan efisien.


Dorong Program 3 Juta Rumah


Program FLPP menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung target pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.


Dengan backlog perumahan yang masih tinggi, keberhasilan penyaluran FLPP akan sangat menentukan efektivitas kebijakan perumahan nasional dalam jangka menengah.


 
 
 

Komentar


bottom of page