Penjualan Pesona Kahuripan Group Tembus 4.000 Unit di Semester I 2026
- Erfendi
- 14 Apr
- 2 menit membaca

JAKARTA, JPI - Pesona Kahuripan Group (PKG) mencatatkan kinerja penjualan impresif di segmen rumah subsidi sepanjang semester I/2026. Perusahaan berhasil mendekati angka 4.000 unit rumah terjual di kawasan Cileungsi.
Direktur Utama PKG, Angga Budi Kusuma, mengungkapkan capaian tersebut telah sejalan dengan target penjualan tahunan perusahaan.
“Dengan realisasi ini, penjualan kami pada semester I 2026 sudah mendekati 4.000 unit. Ini sesuai dengan target yang telah kami tetapkan untuk tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).
Momentum positif tersebut semakin diperkuat dengan peluncuran proyek terbaru, Pesona Kahuripan 12, yang berlokasi di Kabupaten Bogor. Dari total sekitar 1.500 unit yang dipasarkan, saat ini hanya tersisa sekitar 100 unit, menandakan tingginya minat pasar terhadap hunian bersubsidi.
Sebagai pengembang yang berfokus pada segmen rumah subsidi, Pesona Kahuripan Group menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Strategi Fasilitas dan Lokasi
Angga menjelaskan, sejak awal tahun perusahaan telah melakukan berbagai langkah akselerasi untuk mendorong penjualan. Salah satu kunci keberhasilan PKG terletak pada penyediaan fasilitas yang matang serta kualitas bangunan yang terjaga.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur kawasan dilakukan lebih dahulu sebelum unit rumah dipasarkan, sehingga memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen.
“Fasilitas sosial seperti taman dan tempat ibadah kami siapkan lengkap. Infrastruktur juga kami bangun terlebih dahulu sebelum rumah didirikan. Standar ini yang membuat konsumen tertarik,” jelasnya.
Selain itu, faktor lokasi strategis yang dekat dengan pusat aktivitas juga menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dalam memilih hunian.
Dorong Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja
Lebih jauh, Angga menegaskan ambisi perusahaan untuk berkembang menjadi pengembang berskala nasional yang tidak hanya fokus pada pembangunan rumah, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja secara luas.
Ia berharap, peran pengembang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya melalui sektor perumahan.
Sementara itu, Direktur Bank Tabungan Negara (BTN), Hirwandi Gafar, menilai langkah PKG mampu menggerakkan pasar properti secara signifikan, sekaligus membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan hunian masyarakat.
“Saya berharap program ini dapat mempercepat upaya pemerintah dalam memahami kebutuhan masyarakat terhadap hunian, termasuk lokasi yang diminati,” ujar Hirwandi.
Dengan tren penjualan yang terus meningkat, Pesona Kahuripan Group optimistis dapat mempertahankan kinerja positif sepanjang 2026, sekaligus memperkuat perannya dalam penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat.




Komentar