Rosan dan Hasyim Bahas Penguatan Strategi Sektor Hunian
- Erfendi
- 25 Nov 2025
- 2 menit membaca

JAKARTA, JPI - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani, menerima kunjungan resmi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, pada Kamis (20/11/2025). Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperdalam koordinasi serta merumuskan langkah strategis dalam mendorong pembangunan sektor perumahan nasional.
Rosan menjelaskan, sektor perumahan memiliki peran yang sangat strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional karena melibatkan rantai industri yang luas dan mampu menciptakan banyak lapangan kerja.
āPertemuan ini membuka ruang untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan strategi di sektor perumahan, yang memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,ā ujar Rosan melalui akun Instagram resminya.
Perumahan sebagai Motor Ekonomi dan Efek Turunan yang Luas
Rosan menegaskan, kontribusi sektor properti tidak hanya berasal dari aktivitas konstruksi, tetapi juga dari efek berganda terhadap industri terkaitāmulai dari bahan bangunan, furnitur, hingga sektor jasa. Oleh karena itu, BPI Danantara berkomitmen mendukung penuh program pemerintah untuk memperkuat sektor perumahan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
āDukungan Danantara menunjukkan komitmen nyata untuk memperkuat kemandirian bangsa serta memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran,ā lanjutnya.
Komitmen terhadap KUR Perumahan Rp130 Triliun
Dukungan Danantara selama ini tercermin dari keterlibatan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan melalui berbagai bank pelat merah. Pemerintah sendiri tahun ini menyiapkan anggaran KUR Perumahan sebesar Rp130 triliun.
Dalam sejumlah kesempatan, termasuk pada Pertemuan dan Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa di Balai Sarbini, Jakarta (16/9/2025), Rosan telah meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mengoptimalkan serapan likuiditas tersebut.
āKarena sudah dianggarkan, pertama tolong dimanfaatkan, kedua juga tolong dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian,ā ujarnya kala itu.
Rosan juga menegaskan, apabila pemanfaatan KUR Perumahan berjalan maksimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, Danantara siap meningkatkan alokasi pembiayaan menjadi Rp250 triliun.
āKalau terserap Rp130 triliun, saya yakin bisa ditambah lagi angkanya sampai Rp250 triliun,ā tegasnya.




Komentar