top of page

Pemerintah Siapkan 10 Kota Baru untuk Akselerasi Program 3 Juta Rumah

  • Gambar penulis: Erfendi
    Erfendi
  • 2 hari yang lalu
  • 2 menit membaca
Fokus pada wilayah berpermintaan tinggi, pemerintah optimalkan lahan negara dan dorong hunian vertikal bagi MBR.
Fokus pada wilayah berpermintaan tinggi, pemerintah optimalkan lahan negara dan dorong hunian vertikal bagi MBR.

JAKARTA,JPI - Pemerintahan Prabowo Subianto menyiapkan pembangunan 10 kota baru sebagai bagian dari strategi percepatan Program 3 Juta Rumah guna menekan backlog perumahan nasional.


Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan lokasi pengembangan difokuskan pada wilayah dengan kebutuhan hunian tinggi, sekaligus memiliki potensi pengembangan kawasan baru.


“Data untuk 10 kota baru sudah kami kantongi, di antaranya Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, hingga Kubu Raya, serta beberapa titik lainnya,” ujar Maruarar di Kantor Kementerian ATR/BPN, Kamis (16/4/2026).


Menurutnya, pemerintah juga telah mengidentifikasi sejumlah lokasi potensial di berbagai daerah, termasuk di Jawa Timur, yang siap ditindaklanjuti pada tahap teknis.

Untuk mempercepat realisasi, pemerintah akan membentuk tim lintas kementerian dan lembaga yang bertugas melakukan survei lapangan secara komprehensif di lokasi calon kota baru.


Selain pengembangan kota baru, pemerintah juga mengoptimalkan pemanfaatan lahan negara yang belum produktif, termasuk aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan perkotaan.


Langkah ini diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian vertikal, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di tengah keterbatasan lahan di kota-kota besar.


Di sisi lain, pemerintah melalui Badan Pengelola BUMN juga tengah melakukan pemetaan aset milik perusahaan negara yang belum optimal untuk dimanfaatkan sebagai lahan perumahan.


Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut dengan mendorong pemanfaatan aset BUMN secara lebih produktif.


“Tahap awal, kami akan fokus pada lima wilayah utama, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar,” ujarnya.


Pemerintah menilai, kombinasi antara pembangunan kota baru dan optimalisasi aset negara menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah.


Dengan pendekatan tersebut, Program 3 Juta Rumah diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan perumahan, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat struktur ekonomi nasional dalam jangka panjang.


 
 
 

Komentar


bottom of page