OIKN Kantongi Komitmen Investasi KPBU Rp158,73 Triliun
- Erfendi
- 27 Nov 2025
- 2 menit membaca

JAKARTA, JPI - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa komitmen investasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah mencapai Rp158,73 triliun. Angka tersebut berasal dari proposal yang disampaikan 17 badan usaha dari dalam dan luar negeri.
Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Selasa (25/11/2025), Basuki menegaskan pembangunan IKN tidak sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Komitmen Investasi Terbagi Dua Sektor
Dari total nilai tersebut, skema KPBU terbagi menjadi dua kategori, yakni hunian dan sektor jalan serta multi-utility tunnelĀ (MUT).
KPBU Hunian:Ā Rp64,31 triliun
KPBU Jalan dan MUT:Ā Rp94,42 triliun
Dua Proposal Sudah Kantongi Persetujuan Menkeu
Sebanyak dua pemrakarsa telah mendapat persetujuan dengan nilai total Rp5,63 triliun, yaitu:
Pemrakarsa | Nilai Investasi | Rencana Proyek |
Intiland | Rp2,89 triliun | 109 rumah tapak dan 41 rumah susun |
Nindya Karya | Rp2,74 triliun | 8 tower rumah susun |
Daftar Calon Investor Sektor Hunian
Sementara itu, sembilan badan usaha lain tengah mengajukan proposal investasi hunian dengan nilai akumulatif Rp58,68 triliun. Mereka antara lain:
PT Daya Mulia Turangga: 11 tower rusun
Ciputra: 10 tower rusun dan 20 rumah tapak
Adhi Karya: 8 tower rusun
IJM: 20 tower rusun
SamsungāBrantas Abipraya: 21 tower rusun
Maxim Properties: 10 tower rusun
PJ-IC International: 20 tower rusun
Hutama Karya: 10 tower rusun
Triniti Land: 5 tower rusun
Enam Perusahaan Masuk Daftar KPBU Jalan dan MUT
Sektor infrastruktur jalan dan utility tunnelĀ mendominasi nilai investasi dengan total Rp94,42 triliun. Enam pemrakarsa yang menyatakan minat, yaitu:
SMV:Ā pembangunan jalan dan MUT wilayah WP-2 sepanjang 17,67 km (Rp16,35 triliun)
CSCEC:Ā pembangunan jalan dan MUT SWP-1B sepanjang 31,36 km (Rp27,7 triliun)
Adhi Karya:Ā SWP-1A dan WP-2 sepanjang 15,48 km (Rp9,8 triliun)
Nindya KaryaāBrantas Abipraya:Ā SWP-1A sepanjang 21,67 km (Rp6,6 triliun)
HEC & IJM:Ā SWP-1C sepanjang 26,9 km (Rp24,4 triliun)
Konsorsium Daya Mulia Turangga:Ā SWP-1A dan SWP-1C sepanjang 21,04 km (Rp9,57 triliun)
Basuki menyebut masuknya minat investasi melalui skema KPBU mencerminkan meningkatnya kepercayaan sektor swasta terhadap proyek IKN sebagai pusat pemerintahan baru.




Komentar