top of page

OIKN Kantongi Komitmen Investasi KPBU Rp158,73 Triliun

Kawasan Ibu Kota Nusantara
Kawasan Ibu Kota Nusantara

JAKARTA, JPI - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa komitmen investasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah mencapai Rp158,73 triliun. Angka tersebut berasal dari proposal yang disampaikan 17 badan usaha dari dalam dan luar negeri.


Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Selasa (25/11/2025), Basuki menegaskan pembangunan IKN tidak sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Komitmen Investasi Terbagi Dua Sektor


Dari total nilai tersebut, skema KPBU terbagi menjadi dua kategori, yakni hunian dan sektor jalan serta multi-utility tunnelĀ (MUT).

  • KPBU Hunian:Ā Rp64,31 triliun

  • KPBU Jalan dan MUT:Ā Rp94,42 triliun

Dua Proposal Sudah Kantongi Persetujuan Menkeu


Sebanyak dua pemrakarsa telah mendapat persetujuan dengan nilai total Rp5,63 triliun, yaitu:

Pemrakarsa

Nilai Investasi

Rencana Proyek

Intiland

Rp2,89 triliun

109 rumah tapak dan 41 rumah susun

Nindya Karya

Rp2,74 triliun

8 tower rumah susun

Daftar Calon Investor Sektor Hunian


Sementara itu, sembilan badan usaha lain tengah mengajukan proposal investasi hunian dengan nilai akumulatif Rp58,68 triliun. Mereka antara lain:

  • PT Daya Mulia Turangga: 11 tower rusun

  • Ciputra: 10 tower rusun dan 20 rumah tapak

  • Adhi Karya: 8 tower rusun

  • IJM: 20 tower rusun

  • Samsung–Brantas Abipraya: 21 tower rusun

  • Maxim Properties: 10 tower rusun

  • PJ-IC International: 20 tower rusun

  • Hutama Karya: 10 tower rusun

  • Triniti Land: 5 tower rusun


Enam Perusahaan Masuk Daftar KPBU Jalan dan MUT


Sektor infrastruktur jalan dan utility tunnelĀ mendominasi nilai investasi dengan total Rp94,42 triliun. Enam pemrakarsa yang menyatakan minat, yaitu:

  • SMV:Ā pembangunan jalan dan MUT wilayah WP-2 sepanjang 17,67 km (Rp16,35 triliun)

  • CSCEC:Ā pembangunan jalan dan MUT SWP-1B sepanjang 31,36 km (Rp27,7 triliun)

  • Adhi Karya:Ā SWP-1A dan WP-2 sepanjang 15,48 km (Rp9,8 triliun)

  • Nindya Karya–Brantas Abipraya:Ā SWP-1A sepanjang 21,67 km (Rp6,6 triliun)

  • HEC & IJM:Ā SWP-1C sepanjang 26,9 km (Rp24,4 triliun)

  • Konsorsium Daya Mulia Turangga:Ā SWP-1A dan SWP-1C sepanjang 21,04 km (Rp9,57 triliun)


Basuki menyebut masuknya minat investasi melalui skema KPBU mencerminkan meningkatnya kepercayaan sektor swasta terhadap proyek IKN sebagai pusat pemerintahan baru.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


bottom of page