Danantara Kebutan 15.000 Hunian Sementara Pascabencana Sumatra
- Erfendi
- 2 Jan
- 2 menit membaca

Jakarta, JPI- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menegaskan komitmennya untuk membangun 15.000 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan agar korban bencana tidak berlama-lama tinggal di pengungsian.
Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa pembangunan huntara menjadi prioritas percepatan penanganan pascabencana di berbagai daerah terdampak.
“Kami berkomitmen menghadirkan 15.000 unit hunian sementara yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan,” ujar Rosan melalui akun Instagram resminya, Rabu (31/12/2025).
Rosan menjelaskan, pembangunan huntara ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Sosial, BNPB, serta pemerintah daerah setempat.
Sebagai tahap awal, sebanyak 500 unit huntara dijadwalkan siap dihuni dalam pekan ini. Salah satu fokus utama percepatan pembangunan berada di Aceh Tamiang, yang menjadi wilayah prioritas penanganan warga terdampak banjir.
Menurut Rosan, meskipun bersifat sementara, pembangunan huntara tetap mengedepankan standar hunian layak agar masyarakat dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
“Pembangunan dilakukan secara bertahap. Kami berharap hunian ini dapat segera menghadirkan rasa aman sekaligus harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana,” katanya.
Hunian sementara tersebut dibangun di atas lahan milik PTPN yang berlokasi sekitar 15 kilometer dari Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Proyek ini dikerjakan oleh tujuh BUMN Karya dengan menerapkan desain modular, sehingga proses konstruksi dapat dilakukan lebih cepat, terstandar, dan efisien.
Selain unit hunian, kawasan huntara juga dilengkapi fasilitas umum dan sosial, seperti kamar mandi, dapur umum, serta musala untuk mendukung aktivitas warga.
Dukungan juga datang dari BUMN lain, termasuk PLN, Telkom, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang berperan dalam penyediaan listrik, konektivitas, serta dukungan pendanaan. Sinergi tersebut diharapkan memastikan hunian sementara benar-benar layak ditinggali, aman, dan nyaman bagi para penyintas bencana.




Komentar